Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

Diduga Baru Seumur Jagung, Jalan Aspal di Dusun Lalangan Desa Solor Jalan Aspal Kembali Rusak


Pena Nusantara
| Bondowoso – Jalan di Dusun Lalangan Desa Solor Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso, jalan diaspal menjadi sorotan masyarakat dan pengguna jalan. Pasalnya, di usia yang baru seumur jagung, jalan tersebut saat ini sudah kembali rusak atau retak retak, Sabtu (12/07/25)

Diketahui, proyek pengaspalan yang terletak di dusun lalangan ini bersumber dari Dana Desa (DD) TA 2024 dan yang direalisasikan pada tanggal (26/10/24) kemarin. Adapun dana yang digelontorkan oleh pemerintah desa Dana Desa (DD), dan kami bersama masyarakat tidak tau dengan besar anggarannya karena tidak terpampang papan nama ataupun yang dikatakan Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Dari hasil pantauan dilapangan, bahwa retaknya jalan pengaspalan yang terletak di dusun Lalangan desa Solor Kecamatan Cermee Bondowoso ini mulai menampakkan wujud aslinya alias diduga dikerjakan asal asalan.

Salah seorang pengendara yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (12/07/25) ditemui dilokasi mengatakan, pihaknya tidak mengetahui pasti kapan rusaknya jalan aspal tersebut, yang pasti dirinya sebagai warga desa solor disini merasa kecewa dengan kondisi jalan yang baru diaspal tersebut.

“Bagaimana kami tidak kecewa, jalan yang baru seumur jagung dikerjakan sudah mulai rusak. Bagaimana kerja pihak rekanan dalam melaksanakannya masak jalan baru seumur jagung tapi sudah mulai kembali rusak dan hancur,” ucapnya.

Diakuinya kembali, seharusnya pihak intansi dinas terkait ataupun pihak dari inspektorat dapat mengkroscek kerjaan yang telah diberikan kepada pihak rekanan, agar hasil yang dikerjakan mereka tidak asal jadi.

“Pemerintah menggelontorkan anggaran Dana Desa (DD) untuk pembangunan cukup besar jadi apabila ada indikasi indikasi yang tidak diharapkan bisa jelas apa apa saja yang dikerjakan oleh pihak rekanan, "pungkasnya

Senada juga disampaikan oleh pengguna jalan lainnya, Dirinya mengatakan, perbaikan jalan ini telah lama didambakan masyarakat dan pengguna jalan. Namun, baru saja masyarakat dan pengguna jalan menikmati jalan yang mulus sudah mulai kembali rusak.

Dia juga menambahkan dan berharap kepada instansi terkait dapat tegas mengawasi rekanan dalam melakukan pengerjaan yang telah diberikan.

“Selaku masyarakat dan pengguna jalan merasa kecewa dengan hasil kerjaan pengaspalan tersebut, sebab jalan yang seharusnya bisa tahan lama, ternyata hanya sekejap mata ketahanannya,” sebutnya.

Kami berharap kepada pihak dinas terkait untuk turun mengeroscek aspal tersbut.

“Harus kita pantau bersama sama, agar pengerjaan tidak asal jadi,” ucapnya.

(Rudi)

Posting Komentar

0 Komentar