Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

Kapolres Trenggalek Lakukan Safari Kamtibmas, Kunjungi Ponpes Al-Hasyim Dawuhan


Pena Nusantara
| Trenggalek -– Dalam rangka mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan tokoh agama, Kapolres Trenggalek AKBP .Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K melakukan kegiatan Safari Kamtibmas ke Pondok Pesantren Al-Hasyim di Desa Dawuhan, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Rabu (28/5/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Polres Trenggalek untuk menjaga dan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, khususnya menjelang berbagai agenda penting nasional maupun lokal, termasuk penguatan moderasi beragama dan pencegahan radikalisme.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Trenggalek disambut langsung oleh pimpinan Ponpes Al-Hasyim, KH. Ahmad Fathoni beserta jajaran pengurus dan para santri. Suasana akrab dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan yang berlangsung di aula utama pondok pesantren tersebut.

Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan pentingnya peran pesantren sebagai benteng moral dan penjaga nilai-nilai keagamaan dalam masyarakat. Ia menekankan bahwa sinergi antara ulama dan umara (pemerintah) sangat penting dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan di tengah masyarakat.

"Pesantren adalah mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami berharap para kiai, ustaz, dan para santri dapat terus menjadi agen perdamaian dan turut membantu mencegah penyebaran paham-paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan NKRI," ujar AKBP .Ridwan.

Kapolres juga mengajak seluruh santri dan civitas pondok pesantren untuk bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta selalu menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

Sementara itu, KH. Ahmad Fathoni menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Kapolres beserta jajaran. Ia menegaskan bahwa Ponpes Al-Hasyim selalu terbuka untuk bekerja sama dengan pihak kepolisian demi menjaga kedamaian di masyarakat.

"Kami sangat mendukung langkah-langkah Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Pondok pesantren memiliki tanggung jawab moral untuk mendidik santri menjadi insan yang berakhlak mulia dan cinta tanah air," ungkapnya.

Selain berdialog dengan para pengurus dan santri, Kapolres juga menyerahkan bantuan simbolis berupa perlengkapan ibadah dan buku-buku keagamaan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan foto bersama sebagai bentuk kebersamaan antara Polri dan kalangan pesantren.

Safari Kamtibmas ini diharapkan menjadi sarana yang efektif untuk mendekatkan aparat keamanan dengan masyarakat, khususnya lingkungan pesantren, yang memiliki pengaruh besar dalam membentuk karakter generasi muda bangsa.

Dengan adanya komunikasi yang baik antara kepolisian dan tokoh-tokoh agama, Polres Trenggalek optimistis bahwa stabilitas kamtibmas di wilayahnya akan semakin terjaga, serta masyarakat dapat hidup dengan aman, damai, dan harmonis.

(Hari)

Posting Komentar

0 Komentar