Pena Nusantara | Kendal -- Mertidesa Darupono Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa pada Senin (26/5/2025) menampilkan wayang kulit semalam suntuk yang dibiayai secara pribadi kepala desa tanpa meminta sumbangan dari masyarakat.
Pagelaran wayang kulit tahun ini mengambil lakon Aji Narantaka, dimainkan oleh dalang Ki Mangun Yuwono S.Sn dari Sanggar seni Pacul Goang Pemalang cukup menghibur masyarakat Desa Darupono dan sekitarnya yang dihadiri Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari dan anggota DPRD Kendal Bambang Sumarno, Kabagop Polres Kendal Kompol Umar, Camat Kaliwungu Selatan, Forkopimcam Kaliwungu Selatan, Kepala Desa se Kecamatan Kaliwungu Selatan, BPD, RT, RW, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama setempat.
Kades Darupono, Agus Subaedi dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terimakasih atas kehadiran Bupati Kendal pada acara mertidesa Durupono. Mewakili kades se Kecamatan Kaliwungu Selatan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian bupati terhadap wilayah Kaliwungu Selatan yang diberikan 2 titik pembangunan.
Disampaikan pula, selama ini Pemdes Darupono tidak meminta dana dalam pembuatan surat-surat dan dalam urusan apapun. "Saya kasihan kepada warga, tidak menarik sumbangan untuk pagelaran wayang kulit. Biaya untuk kegiatan merti desa, selain dari kantong pribadi juga dibantu sponsor dan donatur," ujarnya.
Sementara itu Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan Mertidesa Darupono yang setiap tahun dilaksanakan dengan hiburan rakyat wayang kulit yang tidak membebani masyarakat. Dikatakan, bahkan dengan anggaran secara pribadi kepala desa yang didukung sponsor dan donatur.
"Menggelar wayang kulit itu sangat bagus untuk melestarikan budaya adiluhung karena lakon dan cerita dari wayang kulit sering kali memberikan tuntunan bagi kita semua yang penuh dengan pesan moral dan ajakan untuk berbuat kebaikan. Dengan pagelaran wayang kulit dengan lakon Aji Narantaka mari diambil pelajaran dari cerita yang membawa pesan-pesan moral yang menuju kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat," ujar bupati Kendal.
Lebih lanjut, Bupati Kendal menyampaikan visi misi membangun Kabupaten Kendal lebih maju dan sejahtera. Khususnya dikatakan untuk wilayah Kaliwungu Selatan yang terdiri dari desa-desa yang berada di wilayah hutan akan diperjuangkan agar lebih maju dan dinamis melalui pengusulan pembangunan infrastruktur jalan tembus lurus yang memperpendek jarak antara desa satu dengan desa lainnya, diantaranya : Darupono - Ngareanak. Kedungsuren - Boja yang semula disetujui Rp 1,5 miliar diusulkan menjadi Rp 5 miliar.
Harapannya disampaikan, dengan memperpendek jarak antara desa satu dengan desa lainnya akan terjadi efesien waktu, percepatan putaran ekonomi dan kelancaran arus lalu lintas jalan. Selain dikatakan pula bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Kendal sedang giat melakukan kegiatan Jumat Bersih dan menampung aspirasi masyarakat secara langsung dengan kerja bakti bersama antara bupati, pejabat pemerintah, kepala desa dan masyarakat bersatu guna menjalin silaturahmi dan kebersamaan membangun Kendal lebih baik.
Sriyanto

0 Komentar