Pena Nusantara | Sumbawa Besar – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sumbawa terus meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan melalui berbagai program inovatif yang menyentuh langsung masyarakat hingga ke desa-desa, sekolah, dan panti asuhan.
Saat ditemui media di ruang kerjanya, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Sumbawa, H. Varian Bintoro, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil berjalan secara optimal dengan memberikan akses pelayanan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa.
"Kami melayani seluruh kebutuhan administrasi kependudukan masyarakat, mulai dari perekaman dan pencetakan KTP elektronik, penerbitan Kartu Keluarga, akta kelahiran, akta kematian, hingga pencatatan perkawinan bagi masyarakat non-Muslim yang dilaksanakan di kantor Dukcapil," jelasnya.
Selain pelayanan di kantor,
Dukcapil juga menjalankan Program Jamu Desa sebagai layanan jemput bola dengan turun langsung ke desa-desa berdasarkan permintaan pemerintah desa. Program tersebut diprioritaskan bagi desa-desa yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026.
"Kami ingin memastikan seluruh warga yang telah memenuhi syarat memiliki dokumen kependudukan yang lengkap, terutama bagi masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya dalam Pilkades," ujarnya.
Dukcapil juga terus mendorong pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui aktivasi langsung kepada masyarakat yang sedang mengurus dokumen kependudukan. Selain itu, pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA) terus diperluas melalui kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Sumbawa dalam Program Pendi Digiling.
Melalui program tersebut, petugas Dukcapil bersama Kejaksaan Negeri turun langsung melakukan perekaman dan penerbitan KIA bagi anak-anak yang menjadi sasaran, khususnya di Sekolah Rakyat dan panti asuhan. Bagi anak-anak yang belum memiliki akta kelahiran, Dukcapil juga memfasilitasi penerbitan dokumen tersebut agar seluruh anak memiliki identitas hukum yang sah.
"Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para koordinator wilayah pendidikan, serta Dinas Sosial untuk memastikan pelayanan administrasi kependudukan dapat menjangkau seluruh anak yang membutuhkan. Data hasil pelayanan KIA juga kami distribusikan melalui korwil untuk disampaikan kepada sekolah-sekolah," tambah Varian.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Dukcapil Kabupaten Sumbawa, Yayat Cahyadi, S.E., menjelaskan bahwa dalam rangka mendukung pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026, Dukcapil telah melakukan pelayanan perekaman KTP elektronik secara langsung ke desa-desa yang akan menyelenggarakan Pilkades.
"Hingga 17 Juni 2026, kami telah melaksanakan pelayanan perekaman di sembilan desa dari total 20 desa yang akan melaksanakan Pilkades Serentak. Desa-desa tersebut meliputi Desa Dete Kecamatan Lape, Desa Nijang Kecamatan Unter Iwes, Desa Berare, Desa Pungkit Kecamatan Moyo Utara, Desa Banda dan Desa Pidang Kecamatan Tarano, serta Desa Jotang Baru, Desa Pamanto, dan Desa Bunga Eja Kecamatan Empang," jelas Yayat.
Menurutnya, kegiatan tersebut dilakukan untuk menjangkau pemilih potensial yang telah berusia 17 tahun maupun yang akan genap berusia 17 tahun pada hari pemungutan suara.
"Pelayanan ini bersifat khusus karena adanya Pilkades Serentak. Tujuannya agar masyarakat yang telah memenuhi syarat dapat memperoleh KTP elektronik dan menggunakan hak pilihnya pada saat pelaksanaan Pilkades nanti. Untuk desa-desa lainnya, pelayanan akan terus dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Dukcapil Kabupaten Sumbawa," pungkasnya.
(Dedy)

0 Komentar