Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

Hari Anak Yatim Sedunia 6 Januari 2026: Meneguhkan Kepedulian, Menjaga Harapan Masa Depan Bangsa


Pena Nusantara | Pontianak, Kalbar - Setiap tanggal 6 Januari, dunia memperingati Hari Anak Yatim Sedunia sebagai momentum refleksi bersama tentang tanggung jawab kemanusiaan kita terhadap anak-anak yang kehilangan orang tua dan dukungan keluarga. Peringatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan pengingat moral bahwa anak yatim adalah amanah bersama yang harus dijaga hak-haknya, masa depannya, dan martabat kemanusiaannya,jelas Politisi Partai Gerinda Kalbar sekaligus Anggota DPR RI Dapil Kalbar H.Yuliansyah, SE, Selasa (06/01/26)

Anak yatim merupakan bagian tak terpisahkan dari generasi penerus bangsa. Mereka memiliki hak yang sama untuk tumbuh, belajar, bermimpi, dan berkontribusi bagi negara. Namun dalam realitas sosial, anak-anak yatim seringkali menghadapi tantangan berlapis, mulai dari keterbatasan ekonomi, akses pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan sosial. Kondisi inilah yang menuntut kehadiran negara, masyarakat, dan seluruh elemen bangsa secara nyata dan berkelanjutan.

Dalam perspektif kebangsaan, perhatian terhadap anak yatim adalah bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkeadilan dan berkepribadian luhur. Negara melalui kebijakan dan program sosial wajib memastikan bahwa tidak ada anak yang tertinggal hanya karena kehilangan orang tua. Sementara itu, masyarakat memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang inklusif, penuh empati, dan memberikan ruang tumbuh yang aman bagi anak-anak yatim.

Nilai-nilai kepedulian terhadap anak yatim juga sejalan dengan jati diri bangsa Indonesia yang berlandaskan gotong royong dan solidaritas sosial. Dalam ajaran agama dan kearifan lokal, memuliakan anak yatim adalah perbuatan luhur yang mencerminkan kematangan moral suatu masyarakat. Oleh karena itu, peringatan Hari Anak Yatim Sedunia hendaknya menjadi penggerak untuk memperkuat aksi nyata, bukan hanya ungkapan simpati sesaat.

Sebagai Anggota DPR–MPR RI, saya memandang penting sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga sosial, dunia usaha, dan masyarakat luas dalam memperluas perlindungan serta pemberdayaan anak yatim. Dukungan pendidikan, beasiswa, layanan kesehatan, penguatan panti asuhan, serta pendampingan psikososial harus terus diperkuat agar anak yatim dapat tumbuh percaya diri dan mandiri.

Akhirnya, Hari Anak Yatim Sedunia 6 Januari 2026 hendaknya menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen kita bersama: menghadirkan keadilan sosial, menyalakan harapan, dan memastikan bahwa setiap anak yatim di Indonesia dapat menatap masa depan dengan senyum, harapan, dan kesempatan yang setara. Karena masa depan bangsa sangat ditentukan oleh bagaimana kita menjaga dan membesarkan anak-anak hari ini.

Ikuti perkembangan kegiatan Bang Yuliansyah melalui media sosial:
 Facebook: Bang Yuliansyah
 Instagram: @Bang.Yuliansyah
 TikTok: @SahabatYuliansyah

Penulis : Team Media H.Yuliansyah,SE Anggota DPR-MPR Republik Indonesia

Syaiful/Red

Posting Komentar

0 Komentar